Rabu, 16 Mei 2012
oleh: Efa Nurza
oleh: Efa Nurza

Efa Nurza
Semenjak menjadi Kota otonom tahun 2002 yang lalu Kota Pariaman terus melakukan pembenahan dalam segala sisi. Mulai dari tata ruang, sehingga wajah Kota tabuik terus lebih baik setiap saat dilakukan Pemko Pariaman. Meski Kota Tabuit masih seumur jagung, tapi geliat dan perkembangannya dibawah komandi Walikota Pariaman H Mukhlis R bersama Wakilnya Helmi Darlis sampai saat ini terus menunjukan perubahan dari hari ke hari.
Lihat saja sekarang, usia Kota Pariaman telah memasuki sembilan tahun. Namun, memang diakui, semua sisi telah ada yang berubah untuk lebih baik. Akan tetapi, dari satu sisi masih ada kekurangan untuk kemajuan Kota ke depan.. Kekurangan itulah yang harus diperbaiki bersama-sama demi sebuah Kota wisata yang betul-betul menjadi impian semua orang.
Misalnya, dari sudut pandang pasar Kota Pariaman atau sisi lain hingga kini masih banyak yang perlu dibenahi atau dilakukan penataan setiap saat. Sehingga wajah Kota tabuik semakin indah dan tidak lagi semraut. Namun, semua itu tentu tidak terlepas dari dukungan semua pihak khusus para pedagang yang mencari nafkah di pusat perbelanjaan itu.
Mereka hendaknya, juga sejalan dengan pola fikir atau bermacam program Pemko Pariaman saat ini. Lihat saja, Pemko Pariaman bersama DPRD Kota Pariaman terus berupaya setiap saat melakukan penataan pasar untuk lebih baik ke depannya. Begitu juga dengan sudut Kota lainnya, seperti terminalJati Pariaman telau mulai beroperasi, walau masih belum maksimal.
Artinya, ke depan kalau tidak ada dukungan semua pihak di kota ini otomatis semua program-program pemerintah untuk kebaikan pasar atau pun sisi pembangunan lainnya, tidak akan berjalan sebagaimana yang diharapkan.
Oleh karena itu, ke depannya dalam persoalan pasar Pariaman atau persoalan terminal Jati Pariaman harus satu suara. Adapun suaranya adalah demi kemajuan Kota ke depan, mereka sadar kalau pasar dan Terminal Jati adalah wajah Kota. Artinya, semua pihak sama-sama menjaga, seperti pasar tidak lagi semraut mulai dari penataan lahan parkir sampai penataan para pedagang kaki lima. Kemudian terminal Jati berjalan sebagaimana terminal bis di daerah lain kuar Kota ini.
Walau saat ini kondisi pasar Pariaman telah mulai membaik dari awal berdiri Kota ini, namun tentu ke depan terus lebih baik. Sehingga visi dan misi Kota Pariaman menjadikan Kota Perdagangan dan Jasa semakin cepat terujut. Atas dasar itulah pula Pemko Pariaman dan lembaga legislatif menempatan Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) di tempatkan di kawasan Pasar Pariaman.
Semua itu, tentu Pemko ingin Pasar setiap saat ada yang melakukan pengontrolan. Sehingga wajah pasar Pariaman setiap saat terus melakukan pembenahan dalam segala sisi. Semua pihak di Kota ini bisa melihat dan mencontoh, kenapa pasar-pasar utama di daerah orang bisa bagus dan indah.
Makanya, semua SKPD terkait di Kota tabuik hendaknya bersatu dalam membuat bermacam program untuk menjadikan pasar Pariaman sebagai wajah yang layak menjadi tujuan bagi pengunjung.
Mulai dari harga-harga bahan dagangan yang dijual dalam pasar itu hendaknya juga sejajar dengan pasar-pasar dari daerah lain. Begitu juga dengan ruas jalan-ruas di Kota ini terus dibenahi. Sehingga keindahan Kota setiap saat semakin enak untuk dijadikan lokasi wisata. Dalam persoalan itu, Walikota Pariaman H Mukhlis R yang berduet dengan Wakil Walikota Pariaman Helmi Darlis tidak henti-hentiknya memberikan pelatihan dan hmbauan kepada semua pihak di Kota ini.
"Karena itu, kita sangat mengharapkan dukungan dari semua pihak ke depannya. Sehingga visi dan misi Kota Pariaman menjadikan Kota Perdagangan dan Jasa dan sebagai Kota tujuan wisata betul-betul tercapai sebagaimana keinginan semua pihak. Semua itu kita lakukan agar Kota tabuik ini semakin ahri semakin sejajar dengan Kota-kota lain di negara ini," ujar Walikota Pariaman H Mukhlis R kepada POSMETRO baru-baru ini.
Lihat saja sekarang ini katanya, untuk tahun 2011 ini Kota Pariaman berhasil meraihi piala Wahana Tata Nugraha (WTN). Piala itu salah satu kebanggan bagi Pemko, karena kembali menunjukkan prestasi yang membanggakan. Setelah memperoleh Sertifikat Adipura, dalam usia yang ke sembilan tahun ini berhasil meraih WTN.
Terpisah, Kabag Humas Pemko Pariaman Jafreki kepada POSMETRO menyatakan, penghargaan WTN itu akan diterima Walikota Pariaman H Mukhlis R pada tanggal 20 Juli 2011 mendatang di Jakarta. WTN langsung diserahkan Menteri Perhubungan Repoblik Indonesia Freddy Numberi.
Katanya, keberangkatan Walikota Pariaman untuk menerima piala WTN itu akan didampingi Kapolres Kota Pariaman AKBP Drs Heri Maryadi dan Kepala Dishub Kominfo Kota Pariaman, Tundra Laksamana, ST.
“Sesuai dengan agenda kegiatan, usai menerima Piala WTN, Wako dan rombongan keesokkan harinya langsung kembali ke Kota Pariaman. Kedatangan Wako bersama rombongan dengan Piala WTN ini akan disambut di Bandara Inernasional Minangkabau (BIM)," ujarnya.
Setelah dari BIM jelasnya, piala WTN ini akan dibawa ke Terminal Jati Pariaman, karena di lokasi ini akan diadakan acara penyerahan Piala WTN dari Walikota Pariaman, H. Mukhlis. R kepada Ketua DPRD Kota Pariaman, Ibnu Hajar, SH.
“Usai diserahkan, selanjutnya Piala WTN ini diarak keliling Kota Pariaman melewati empat wilayah kecamatan, yakni Pariaman Tengah, Pariaman Selatan, Pariaman Timur dan Pariaman Utara,” ulasnya.
Dengan meraihi prestasi ini lanjut Jafreki, Walikota Pariaman mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Pariaman dan berbagai pihak, seperti Polres Kota Pariaman, Organda dan pengguna jalan atas partisipasinya.
“Secara jujur diakui kita belum pada tatanan yang sebenarnya, jadi kita di Pemko jangan terlalu larut dan terlena, karena masih banyak hal-hal yang masih perlu dibenahi, di antaranya trafic light, angkutan kota, angkutan desa dan terminal,” tambahnya.
Seperti ke depannya, mengharapkan bagaimana ke depannya terminal Jati Pariaman dapat difungsikan secara maksimal. Jadi dengan kepercayaan Pemerintah Pusat pada Kota Pariaman yang meraihi WTN ini hendaknya diterima dengan komitmen bersama dan harus dipertahankan serta tingkatkan untuk kemajuan daerah yang sama-sama dicintai ini.
Kalau sekarang tambah Wakil Walikota Pariaman Helmi Darlis, kalau kota ini telah sejajar tidak saja piala WTN yang bisa diraihi. Akan tetapi, bermacam piala untuk kemajuan Kota akan berhasil didapatkan. "Namun, intinya, perlu komitmen bersama dalam memajukan Kota ini. Kalau di tingkat Pemko saat ini telah mulai melaksanakan," ulasnya.