Rabu, 16 Mei 2012
oleh: Efa Nurza
oleh: Efa Nurza
Pariaman, Humas---Walikota Pariaman, H. Mukhlis. R, selaku nara sumber Diskusi Panel Musda III KNPI Kota Pariaman, Sabtu (21/1) di Hotel Nan Tongga Pariaman menghimbau KNPI/ Pemuda selaku generasi muda hendaknya mengambil bagian dalam proses pembangunan Pariaman kedepan. Program kerja yang disusun hendaknya disinkronkan dengan arah kebijakan pembangunan daerah, sehingga KNPI dapat bersinergi dengan pemerintah daerah maupun pihak swasta daerah, sehingga tujuan dan sasaran organisasi akan sama-sama dapat dicapai.
“Dalam rangka pencapaian Pembangunan Jangka Panjang, Pemko telah menerapkan arah kebijakan pembangunan Kota Pariaman, yakni untuk mewujudkan Pariaman sebagai Kota Perdagangan dan Jasa,” terang Wako.
Dikatakan Wako, untuk pencapaianya telah dilakukan secara bertahap setiap lima tahun, yang mana pada lima tahun terakhir ini arah kebijakan tersebut diaktualisasikan ke dalam visi dan misi Walikota Pariaman, yakni menjadikan Kota Pariaman sebagai Kota Tujuan Wisata bernuansa Islami. Guna merealisasikan hal tersebut Pemko telah menyiapkan pembangunan, yang nantinya akan menjadi daya tarik bagi orang untuk berkunjung (berwisata) ke Kota Pariaman.
“Baik pembangunan bidang pendidikan, bidang kesehatan dan pembangunan peningkatan ekonomi kerakyatan, termasuk mempersiapkan infrastruktur objek wisata dan jalan. Mungkin tak dapat diuraikan satu persatu, tapi lihat saja perkembangan pembangunan Kota Pariaman saat ini, sudah jauh berobah kearah lebih baik,” sebut Wako.
Selanjutnya Wako mengatakan, dengan ramainya orang yang berkunjung ke Pariaman, tentu secara tak langsung akan berefek pada meningkatnya ekonomi masyarakat, dengan melalui lalulintas perdagangan dan jasa.
Sementara itu Ketua KADIN Kota Pariaman/ Padang Pariaman yang juga tampil sebagai panelis kedua juga mengajak para pemuda agar dapat mengembangkan sayap utuk melihat berbagai peluang usaha ekonomi kerakyatan. Karena potensi itu sangat besar di daerah. KNPI jangan hanya sekedar untuk berkumpul, akan tetapi haruslah turut serta dalam meningkatkan perekonomian masyarakat melalui berbagai kerjasama dengan SKPD yang menangani bidang ekonomi kerakyatan.
“Termasuk dalam menghimpun dana untuk berjelannya organisasi, jangan hanya mengandalkan dana hibah atau bantuan pemerintah, nanti bisa mandeg, karena kita tahu kemampuan daerah kita PAD-nya masih terbatas. Tapi berusahalah menghidupkan organisasi dengan mengambil berbagai peluang sehingga tercapainya tujuan dan sasaran organisasi secara lancar dan mulus,” ujar Bgd. Jamohor.