Kominfo Kota Pariaman¬†— Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar, menjadi keynote Speaker pada Fokus Group Discussion tentang revolusi karakter bangsa melalui media sosial dikalangan pendidik dan tenaga kependidikan yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, di Basko Hotel, Selasa (11/4)

Hadir juga sebagai nara sumber prof. Dr. Dasman Lanin ( Akademisi UNP), dan Nasrullah, M.Si ( Staf Khusus mendikbud Komunikasi Publik).

Genius mengatakan bahwa dengan berlakunya Undang-undang 23 tahun 2014 menimbulkan dilema bagi daerah diantaranya adalah konsistensi kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Kab/Kota, mutu pendidikan, rentang kendali manajemen, dan pengawasan.

“Sebelumnya Kab/Kota telah membuat terobosan atau inovasi, dengan pengalihan kewenangan diharapkan inovasi yang telah dilakukan tetap dilanjutkan.” ujar Wakil Walikota Pariaman.

Undang-undang adalah kebijakan yang wajib dijalankan oleh Pemerintah Daerah, oleh sebab itu ia mengharapkan pemerintah dapat membuat kelembagaan yang berada diwilayah kabupaten/kota untuk membina dan mengawasi pendidikan SMA/SMK dalam bentuk cabang dinas, atau sebutan lainnya, karena pemberian kewenangan pendidikan pada Pemerintah Propinsi akan menjauhkan rentang kendali manajemen dan pengawasan.

Sedangkan tingginya pengaruh media informasi terhadap pendidikan, Dasman lanin menjelaskan bahwa pendidik harus memiliki literasi media sehingga muncul kesadaran kritis terhadap kebablasan media, tenaga pendidik harus mampu memisahkan informasi yang benar dan yang salah.

“Tenaga Pendidik harus melaksanakan segala cara mengkaji dan mengajarkan pada anak didik agar anak didik mampu memfilter informasi yang ia terima,”ungkapnya.