Untuk menurunkan angka HIV AIDS, Pemko Pariaman Gelar Sosialisasi Pencanangan Gerakan Pernikahan Sehat


Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin dan istri menyaksikan Kakan Kemenang Kota Pariaman, M.Nur dan Kadi Kesehatan Kota Pariaman, Syahrul Menandatangani Pencanangan Gerakan Pernikahan Sehat

Rika | 20 September 2019

Kominfo Kota Pariaman ---  Untuk menurunkan angka HIV AIDS dan pencegahan penanggulangan penyakit menular seksual HIV AIDS di Kota Pariaman. Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Kesehatan Kota Pariaman menggelar sosialisasi pencanangan Gerakan Pernikahan Sehat di Aula Balaikota Pariaman, Jumat (20/9).

Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin mengatakan Pemko Pariaman sepakat untuk mencanangkan tes pra nikah bagi pengantin baru. Tujuannya agar pengantin generasi kedepan merupakan generasi yang sehat dan terhindar dari penyakit yang berbahaya.

“Sebab penyebaran HIV AIDS sudah meluas secara global dikalangan remaja dan usia produktif akibat pergaulan bebas sehingga timbul untuk melakukan hubungan seks bebas dan penyalahgunaan narkoba”, ungkapnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut agar tidak terjadi, Pemko Pariaman bekerjasama dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman sebelum melakukan pernikahan harus mempunyai sertifikat yang diserahkan ke Kementerian Agama Kota Pariaman. Dengan melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu ke Rumah Sakit ataupun ke Puskesmas terdekat.

Lanjutnya, sertifikat yang ada memiliki dua kategori yaitu warna putih bebas dari penyakit HIV AIDS dan warna merah terjangkit penyakit HIV AIDS. Apabila calon pengantin yang bebas dari penyakit HIV AIDS maka akan lanjut melakukan pernikahan dan menyerahkan sertifikat ke Kemenang Kota Pariaman.  Dan sebaliknya, apabila syarat tersebut tidak dapat terpenuhi oleh calon pengantin maka pernikahan akan ditunda sementara.

"Disarankan, untuk pengantin baru yang akan melaksanakan pernikahan, enam bulan sebelum pernikahan  harus dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu, apabila terjangkit penyakit menular HIV AIDS  maka akan dilakukan pengobatan sampai penyakit tersebut tidak ada lagi", tambahnya.

Pemko Pariaman sudah berupaya untuk generasi kedepannya agar lebih sehat dan mengantisipasi penyegahan penyakit menular seksual, narkoba dan penyakit masyarakat lainnya, sehingga kedepan pada tahun 2020 Warga Kota Pariaman tidak ada lagi terjangkit penyakit menular seksual.

Dengan itu diharapkan peran serta kepala desa, niniak mamak dan unsur terkait dalam perencanaan pernikahan sanak kemenakan kita, dengan mengupayakan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu, agar tercapainya keluarga yang sehat, beriman serta sakinnah mawaddah warohmah.(rika)

 

MC Kota Pariaman
Share Berita:

BERITA TERBARU
  • LKPD 2019 Walikota Pariaman Capai Target Realisasi APBD...
    5 Juni 2020
    Selengkapnya >>
  • Malam ini Dinas Dikpora kota Pariaman umumkan kelulusan...
    5 Juni 2020
    Selengkapnya >>
  • Sambil Berolahraga, Danrem 032/WBR Kunjungi Kota Pariaman
    5 Juni 2020
    Selengkapnya >>
  • Pemko Pariaman Bentuk Tim Monitoring BST
    5 Juni 2020
    Selengkapnya >>
  • Mardison Mahyuddin Salurkan Bantuan dari Pengurus DMI Pusat...
    4 Juni 2020
    Selengkapnya >>
  • Walikota Pariaman Berikan Bantuan Korban kebakaran
    4 Juni 2020
    Selengkapnya >>
  • Wako Pariaman Genius Umar Dengarkan Rekomendasi LKPJ 2019...
    3 Juni 2020
    Selengkapnya >>
  • Ikuti Jejak Kota Bukittinggi, Kota Pariaman Akan Terapkan...
    3 Juni 2020
    Selengkapnya >>
  • Bappeda Gelar Vidcon Lintas Sektor Tentang Inovasi Daerah
    3 Juni 2020
    Selengkapnya >>
  • Manajemen PT. WIKA Di Kota Pariaman Bentuk Satgas...
    2 Juni 2020
    Selengkapnya >>
AGENDA TERBARU
PENGUMUMAN