Wako terima kunjungan Tim Asesor ITB untuk Penilaian RKCI 2019


Wako foto bersama Tim Asesor ITB untuk penilaian RKCI 2019

Rika | 10 Oktober 2019

Kominfo Kota Pariaman ---  Walikota Pariaman, Genius Umar terima kunjungan tim asesor dari Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk melakukan penilaian  Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) 2019 di Ruangan Walikota Pariaman, Kamis (10/10).   

Kota Pariaman masuk 30 besar kota se Indonesia  kategori penilaian dibagi 3, kota besar yang berpenduduk lebih 1 jt ,kota sedang berpenduduk 200rb s/d kurang 1 jt, kota kecil penduduk kurang 200rb. masing-masing kategori sekarang finalis 10 kota yang ada di Indonesia yang di assessment oleh tim RKCI. Di Sumatera Barat ada dua kota yang masuk dalam penilaian yaitu Kota Pariaman dan Kota Padang Panjang.

Walikota Pariaman, Genius Umar mengatakan smart merupakan suatu metodologi bagaimana pekerjaan bisa dilakukan lebih cepat, tepat, mudah dan kualitas lebih baik  dan bisa memastikan apa yang kita lakukan bisa tercapai.

“Smart dibidang apapun harus dimulai dengan konsep, ketika Kota Pariaman menuju kota pariwisata berarti kita harus smart tourism artinya orang yang berkunjung ke Kota Pariaman bisa  mendapatkan informasi dengan mudah dengan kawasan wisata tersambung dengan jaringan google maps”, jelasnya.

Dari segi pendidikan, bagaimana kualitas sekolah  dengan smart city kita bisa melakukan dengan smart education, dengan membuat smart library misalnya dengan memberikan akses kepada anak-anak maupun guru, untuk membaca buku yang ada di perpustakaan dan sekaligus bisa meningkatkan kualitas guru dan mutu pendidikan di Kota Pariaman.

Kota Pariaman daerah kota tujuan wisata dengan menata kawasan pantai dengan membuat pendestrian, play ground bermain anak , membuat jalan sepeda dan tahun depan akan dibuat fitnest center di ruang terbuka. Dengan konsep waterfront city dengan membuat aliran sungai tidak terganggu dan tidak mendatangkan banjir dengan menambahkan unsur estetika agar bisa dipakai sebagai tempat wisata .

Dalam beberapa tahun terakhir Pemko Pariaman terus melakukan pembenahan pelayanan publik dengan mengoptimalkan pemanfaatan Teknologi Informasi.

Tim asesor RKCI 2019, Hendra Sandhi Firmansyah mengungkapkan tujuan penilaian untuk memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kondisi dan permasalahan kota, sehingga dapat dijadikan sebagai acuan tata kelola Indonesia.

RKCI sendiri ialah pemetaan sehingga setiap kota mampu memahami kotanya bertransformasi menuju Kota Cerdas. Mengevaluasi kota-kota yang masih proses melakukan smart city di Indonesia.

RKCI 2019 ini merupakan kegiatan rutin dwi tahunan kedua setelah sebelumnya dilakukan pada Tahun 2015 dan Tahun 2017.

Dengan harapan dapat memberikan dampak terhadap positif terhadap kota-kota yang ada di Indonesia melalui kegiatan yang paling penting kami melakukan pemetaan dengan sejauh mana smart city ini sudah berkembang di Indonesia.(rika/fandy)

MC Kota Pariaman
Share Berita:

BERITA TERBARU
  • LKPD 2019 Walikota Pariaman Capai Target Realisasi APBD...
    5 Juni 2020
    Selengkapnya >>
  • Malam ini Dinas Dikpora kota Pariaman umumkan kelulusan...
    5 Juni 2020
    Selengkapnya >>
  • Sambil Berolahraga, Danrem 032/WBR Kunjungi Kota Pariaman
    5 Juni 2020
    Selengkapnya >>
  • Pemko Pariaman Bentuk Tim Monitoring BST
    5 Juni 2020
    Selengkapnya >>
  • Mardison Mahyuddin Salurkan Bantuan dari Pengurus DMI Pusat...
    4 Juni 2020
    Selengkapnya >>
  • Walikota Pariaman Berikan Bantuan Korban kebakaran
    4 Juni 2020
    Selengkapnya >>
  • Wako Pariaman Genius Umar Dengarkan Rekomendasi LKPJ 2019...
    3 Juni 2020
    Selengkapnya >>
  • Ikuti Jejak Kota Bukittinggi, Kota Pariaman Akan Terapkan...
    3 Juni 2020
    Selengkapnya >>
  • Bappeda Gelar Vidcon Lintas Sektor Tentang Inovasi Daerah
    3 Juni 2020
    Selengkapnya >>
  • Manajemen PT. WIKA Di Kota Pariaman Bentuk Satgas...
    2 Juni 2020
    Selengkapnya >>
AGENDA TERBARU
PENGUMUMAN