Kominfo Kota PariamanĀ — Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Pariaman menyelenggarakan Hari Bermuhammadiyah dan Milad 1 Abad Aisyiyah tingkat Sumatera Barat, yang dilaksanakan di Pentas Seni Pantai Gandoriah Kota Pariaman, Minggu (9/4).

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini beserta rombongan, Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, Kadis Dikpora Sumbar Priyaldi Syukur, Ketua DPW Muhammadiyah Sumbar Shofwan Karim Elha, Ketua DPW Aisyiyah Sumbar, Ketua DPD Muhammadiyah dan Aisyiyah se Sumatera Barat, Kapolres Pariaman AKBP Ricko Junaldy, Kepala Kemenag Kota Pariaman Muhammad Nur dan Kepala SOPD, Pengurus Organisasi yang ada di lingkup Muhammadiyah Kota Pariaman, dan masyarakat Muhammadiyah dan Aisyiyah yang datang dari Kabupaten/Kota se Sumbar.

Dalam sambutannya Wako mengatakan kepada Pimpinan Pusat, Pimpinan Wilayah dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah, beserta para anggota Muhammadiyah dan Aisyiyah yang hadir pada hari ini, kiranya dapat menikmati keindahan alam, baik suasana sepanjang Pantai yang ada di Kota Pariaman, wisata pulau angso duo dan kuliner yang ada di Kota Pariaman, ujarnya.

“Acara ini secara tidak langsung telah membantu program pemerintah dengan banyaknya pengunjung yang datang dari pengurus Muhammadiyah dan Aisyiyah se Sumbar, sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat yang berjualan di sepanjang pantai gandoriah ini,” ungkapnya.

Dengan kesamaan visi dan tujuan, kesamaan antara ucap dan perbuatan dan ukhuwah yang kita rajut, Insya Allah Muhammadiyah khususnya di Kota Pariaman ini dapat lebih maju dimasa yang akan datang, ucapnya.

“Sinergitas yang sudah dibangun antara pemerintah Kota Pariaman dengan Muhammadiyah dan Aisyiyah selama ini, dapat terus kita tingkatkan, sesuai dengan tema kegiatan ini yaitu Penguatan Kelembagaan Aisyiyah Berkemajuan dan Dakwah Komunitas Muhammadiyah Berkualitas, dapat kita wujudkan,” tutupnya.

Dalam sambutan Ketua PP Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini mengatakan saat ini kita perlu meneladani sikap dan prilaku yang telah KH. Ahmad Dahlan selaku pendiri Muhammadiyah dan Aisyiyah yang ada di indonesia ini.

“Walaupun sejarah mencatat Yogyakarta sebagai tempat dirintisnya gerakan ini, namun penyebarannya di Sumatera Barat sangat besar dan pesat, karena itu kami mengapresiasi pengurus dan masyarakat Muhammadiyah dan Aisyiyah yang ada di Sumbar dengan segala bentuk kegiatan dan program yang dilaksanakannya,” tuturnya.

Acara juga diteruskan dengan memberikan rompi dan bantuan uang tunai kepada para ibu-ibu pengojek yang ada di Kota Pariaman dari Lazismu dan Pimpinan Dareah Aisyiyah Kota Pariaman, setelah itu pelatakan batu pertama oleh Ketua PP Aisyiyah, Wako, Wawako, Pimpinan Dareah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Pariaman, pembangunan Pondok Tahfidz yang akan dilkelola oleh Aisyiyah Kota Pariaman. (J)