Pemko Pariaman Lestarikan Permainan Tradisional Melalui Sekolah


Para pelajar sedang melakukan permainan tradisional di sekolah mereka

Tachi | 10 Januari 2022

Kominfo Kota Pariaman – Dikarenakan sudah dua tahun kegiatan olahraga permainan tradisional tidak dilombakan baik itu di Tingkat Nasional, Provinsi, Kota , dan Kecamatan, disebabkan adanya wabah virus covid-19, Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman tetap menghimbau seluruh sekolah yang ada di Kota Pariaman, untuk mengajarkan dan mengenalkan permainan tradisional kepada anak-anak didik mereka.

“Hal ini dilakukan untuk menjaga dan melestarikan permainan tradisional supaya tetap ada dan dikenal oleh anak-anak kita. Selain itu permainan tradisional ini juga bisa mengurangi keterikatan mereka seharian dalam bermain gadget, dan memupuk kembali adanya rasa kebersamaan dalam diri mereka, serta mempunyai sikap toleransi antar sesama”, sebut Hertati Taher, Sekretaris Disdikpora Kota Pariaman saat diwawancarai oleh Tim Peliput MCP Senin (10/1).

Salah satu sekolah yang telah melaksanakan yakni SDN 04 Desa Batang Tajongkek Kecamatan Pariaman Selatan. Sekolah yang dikepalai oleh Afdhal Fuady ini sudah memulai kegiatan tersebut diawal tahun 2022 sebagai pelajaran ekstrakurikuler anak didik mereka di sekolah.

Afdhal mengungkapkan, sangat penting sekali memperkenalkan kembali permainan tradisional kepada anak-anak didik kita apalagi di era digital saat ini, dengan tujuan untuk menjalin kembali kebersamaan diantara mereka tanpa adanya embel-embel gadget yang menghalanginya.

“Untuk minggu pertama ini kami mengenalkan permainan tradisional “Badia Batuang dan Ular Naga” kepada mereka. Mereka sangat antusias sekali mempelajari dan mencoba untuk memainkannya”, ujar Afdhal begitu sapaan beliau sehari-harinya.

Badia Batuang adalah sebuah permainan yang terbuat dari potongan bambu yang diberi lobang ditengah-tengahnya dan ujungnya, kemudian diberi minyak tanah dan sumbu, kemudian disulut dengan api agar mengeluarkan bunyi dentuman yang keras seperti dentuman meriam yang ditembakan. Permainan ini sering diadakan selama bulan suci Ramadhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Kemudian untuk permainan ular naga, anak-anak memainkannya secara berkelompok. Permainan ini terdiri dari dua orang yang bertugas sebagai pintu gerbang untuk menangkap naga-naga yang dilalui oleh induk dan anak-anak naga, sambil menyanyikan lagu yang berbunyi “Ular naga panjangnya bukan kepalang, menjalar-jalar selalu riang kemari, umpan yang lezat itulah yang dicari, ini dianya yang terperangkap”, setiap saat pintu gerbang akan turun naik untuk menangkap naga yang lewat, sehingga naga-naga yang lewat akan merasakan ketakutan ketika melewati gerbang tersebut, takut apabila mereka yang tertangkap.

Dalam wawancaranya dengan Tim Peliput MCP, Senin (10/1) Afdhal menjelaskan, bahwa permainan tradisional yang mereka kenalkan ke siswa bukan hanya dua permainan ini saja, akan tetapi banyak lagi permainan tradisional yang akan mereka kenalkan ke siswa, seperti permainan gasiang, congklak, gundu batu, kelereng, enggrang, karet tali, cabur, dll.

“Jadi anak didik kami selain hari minggu, mereka juga bisa memainkannya di jam istirahat atau di jam olahraga di sekolah, karena untuk semua jenis permainan tersebut sudah kami fasilitasi dengan menggunakan dana BOS”, tegas Afdhal. (tachi)

MC Kota Pariaman
Share Berita:

BERITA TERBARU
  • Pariaman Ketiban Rezeki! Raffi Ahmad & Bank Mandiri...
    16 Oktober 2026
    Selengkapnya >>
  • Pemkot Pariaman dan Telkom University Perkuat Kolaborasi Beasiswa...
    16 Oktober 2026
    Selengkapnya >>
  • Pemko Pariaman Matangkan Persiapan MTQ ke IX Tingkat...
    15 Oktober 2026
    Selengkapnya >>
  • Mulyadi Ikuti Rapat Via Zoom Bersama Mendagri Tito...
    15 Oktober 2026
    Selengkapnya >>
  • Kukuhkan Camat Pariaman Timur, ini pesan Wako Yota...
    15 Oktober 2026
    Selengkapnya >>
  • Kota Pariaman Juara Umum Cabor Sepatu Roda Porprov...
    14 Oktober 2026
    Selengkapnya >>
  • Wako Yota Balad Bersama Kepala BBPMP Sumbar Tinjau...
    14 Oktober 2026
    Selengkapnya >>
  • 51 Orang Peserta Ikuti Pelatihan PFA Bagi Relawan...
    14 Oktober 2026
    Selengkapnya >>
  • Tingkatkan Keselamatan Melaut, Yota Balad Buka Sekolah Lapang...
    14 Oktober 2026
    Selengkapnya >>
  • Kontingen Tarung Derajat Kota Pariaman Sabet 5 Medali...
    13 Oktober 2026
    Selengkapnya >>
AGENDA TERBARU
PENGUMUMAN
  • SELEKSI TERBUKA PENGISIAN JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA PEMERINTAH...
    26 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • BALIHO HUT RI 81 Ukuran 4x6
    5 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • SPANDUK HUT RI 81 Ukuran 5x1
    5 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • Desain Spanduk Hari Jadi Kota Pariaman ke 24
    Tidak Diset
    Selengkapnya >>
  • Survei Indeks Harmoni Indonesia Tahun 2026
    17 Juni 2026
    Selengkapnya >>
  • PENGUMUMAN HASIL SELEKSI CALON PIMPINAN BAZNAS KOTA PARIAMAN
    6 Mei 2026
    Selengkapnya >>
  • Hasil Nominasi 3 (Tiga) Besar Seleksi Terbuka Jabatan...
    2 April 2026
    Selengkapnya >>
  • Hasil Pemaparan Makalah dan Wawancara Seleksi Terbuka Jabatan...
    2 April 2026
    Selengkapnya >>
  • Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Kota...
    2 Maret 2026
    Selengkapnya >>
  • Pengumuman Hasil Asesesment Peserta Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan...
    20 Februari 2026
    Selengkapnya >>