Tingkatkan status gizi dan pemanfaatan pangan lokal bagi ibu hamil dan balita, Puskesmas Kampung Baru Padusunan buat inovasi Pantoba


Juned | 30 April 2025

Kominfo Kota Pariaman – Untuk mewujudkan ibu hamil dan balita di wilayah kerja Puskesmas Kampung Baru Padusunan sadar akan pentingnya pemantauan status gizi dan pemanfaatan pangan lokal untuk mendukung ketahanan pangan dalam keluarga, Puskesmas Kp. Baru Padusunan mengembangkan salah satu Inovasi dibidang gizi yaitu Pantoba (Pemberian Makanan Tambahan Lokal Tanpa Bahan Pengawet).

Inovasi ini adalah pengembangan dari inovasi sebelumnya yaitu Pemanis Non Buatan (Pemberian Makanan Tambahan Berbasis Pangan Lokal pada Ibu Hamil Kurang Energi Kronik dan Balita Gizi Kurang) yang telah berjalan pada tahun 2024.

Penerima manfaat dari inovasi ini hanya berfokus pada Ibu Hamil Kurang Energi Kronik dan Balita Gizi Kurang. Tetapi ibu hamil dengan Kurang Energi Kronik (KEK), ibu hamil dengan risiko Kurang Energi Kronik (KEK), balita berat badan tidak naik (T), balita berat badan kurang (BB/U) dan balita gizi kurang masih menjadi masalah dan akan menghambat pertumbuhan dan perkembangan pada balita, mempengaruhi proses tumbuh kembang janin yang berisiko untuk melahirkan bayi dengan berat lahir rendah (BBLR) dan atau stunting.

Ibu hamil dan Balita merupakan salah satu kelompok rawan gizi yang perlu mendapat perhatian khusus, karena dampak jangka panjang yang ditimbulkan apabila mengalami kekurangan gizi. Selain itu, usia balita merupakan periode pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat dan rawan terhadap kekurangan gizi. Begitu pula dengan Ibu hamil, apabila Ibu hamil mengalami kekurangan gizi akan mempengaruhi proses tumbuh kembang janin yang berisiko untuk melahirkan bayi dengan berat lahir rendah (BBLR) dan atau stunting.

Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal merupakan salah satu strategi penanganan masalah gizi pada balita dan ibu hamil. Kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) tersebut perlu disertai dengan edukasi gizi dan kesehatan untuk perubahan perilaku misalnya dengan dukungan pemberian ASI, edukasi dan konseling pemberian makan, kebersihan serta sanitasi untuk keluarga. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal diharapkan dapat mendorong pemanfaatan pangan lokal untuk mendukung ketahanan pangan dalam keluarga dan gizi keluarga secara berkelanjutan.

Inovasi pemberian makanan tambahan lokal tanpa bahan pengawet disosialisasikan di Desa Bato kepada kader posyandu, ibu hamil dan ibu balita di wilayah kerja Puskesmas Kp. Baru Padusunan, Pariaman Timur, pada Hari Rabu, 30 April 2025.

Kegiatan ini diikuti langsung oleh Kepala Puskesmas Kampung Baru Padusunan Badriah Khalidi, SKM dan Ka. TU Selvi  Vronica, SKM, bidan desa beserta tim Inovasi.

Ibu Badriah Khalidi selaku Kepala Puskesmas mengungkapkan Inovasi Pantoba ini merupakan salah satu program Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang menyediakan makanan tambahan kepada ibu hamil dan balita yang bermasalah gizi, yang digagas oleh Nutrisionis Puskesmas Kampung Baru Padusunan. Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan status gizi dan mencegah masalah gizi lebih lanjut pada ibu hamil dan balita yang bermasalah gizi serta mengoptimalkan pemanfaatan pangan lokal untuk mendukung ketahanan pangan dalam keluarga.

“Berdasarkan data, masih banyaknya ibu hamil dan balita memiliki masalah pada status gizi, sehingga inovasi pemberian makanan tambahan lokal tanpa bahan pengawet dapat memperbaiki status gizi pada ibu hamil dan balita yang bermasalah gizi. Pelaksanaan dalam pemberian makanan tambahan pada balita berat badan tidak naik (T) selama 14 hari, balita berat badan kurang (BB/U) selama 28 hari, balita gizi kurang selama 56 hari dan ibu hamil selama 120 hari dalam satu periode” tuturnya.

“Potensi pemanfaatan pangan lokal sangat terbuka luas termasuk untuk penyediaan pangan keluarga, agar adanya perbaikan gizi Ibu hamil dan balita. Namun demikian ketersediaan bahan pangan yang beraneka ragam tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai bahan dasar Makanan Tambahan (MT)”. Ujar Kepala Puskesmas.

Inovasi pemberian makanan tambahan lokal tanpa bahan pengawet diharapkan dapat direplikasi di daerah lain yang memiliki kaya akan pangan lokal, dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat dan adanya peran serta dukungan dari semua pihak terkait.

MC Kota Pariaman
Share Berita:

BERITA TERBARU
  • Voli Pantai Putra Kota Pariaman Raih Medali Perak...
    13 Oktober 2026
    Selengkapnya >>
  • Kota Pariaman Sepakati Nota Kesepahaman Kekayaan Intelektual Bersama...
    13 Oktober 2026
    Selengkapnya >>
  • Dan Kodaeral II Padang Silaturahmi ke Kota Pariaman
    12 Oktober 2026
    Selengkapnya >>
  • Kota Pariaman Juara Umum Cabor Soft Tenis Porprov...
    12 Oktober 2026
    Selengkapnya >>
  • Atlet Teqball Kota Pariaman Berhasil Sumbangkan Medali di...
    11 Oktober 2026
    Selengkapnya >>
  • Harumkan Nama Kota Pariaman, Atlet Paramotor Muhammad Mukhlis...
    11 Oktober 2026
    Selengkapnya >>
  • Atlet Woodball Kota Pariaman, Robi Wijaya, Raih Medali...
    10 Oktober 2026
    Selengkapnya >>
  • Karateka Faiza Afifa Tambah Koleksi Emas Kota Pariaman...
    10 Oktober 2026
    Selengkapnya >>
  • Atlet Wushu Pariaman Riza Febriani Sabet Medali Perunggu...
    10 Oktober 2026
    Selengkapnya >>
  • 11 Kontingen Ikuti Cabor Sepatu Roda Porprov XVI...
    10 Oktober 2026
    Selengkapnya >>
AGENDA TERBARU
PENGUMUMAN
  • SELEKSI TERBUKA PENGISIAN JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA PEMERINTAH...
    26 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • BALIHO HUT RI 81 Ukuran 4x6
    5 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • SPANDUK HUT RI 81 Ukuran 5x1
    5 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • Desain Spanduk Hari Jadi Kota Pariaman ke 24
    Tidak Diset
    Selengkapnya >>
  • Survei Indeks Harmoni Indonesia Tahun 2026
    17 Juni 2026
    Selengkapnya >>
  • PENGUMUMAN HASIL SELEKSI CALON PIMPINAN BAZNAS KOTA PARIAMAN
    6 Mei 2026
    Selengkapnya >>
  • Hasil Nominasi 3 (Tiga) Besar Seleksi Terbuka Jabatan...
    2 April 2026
    Selengkapnya >>
  • Hasil Pemaparan Makalah dan Wawancara Seleksi Terbuka Jabatan...
    2 April 2026
    Selengkapnya >>
  • Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Kota...
    2 Maret 2026
    Selengkapnya >>
  • Pengumuman Hasil Asesesment Peserta Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan...
    20 Februari 2026
    Selengkapnya >>